"<br><div wp-block-image=\"\" aligncenter=\"\" size-large=\"\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/orangdalam.info\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Perkuat-Kolaborasi-Lintas-Perangkat-Daerah-Pemkab-Kotabaru-susun-SOP-Tata.webp.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5067\" srcset=\"https:\/\/orangdalam.info\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Perkuat-Kolaborasi-Lintas-Perangkat-Daerah-Pemkab-Kotabaru-susun-SOP-Tata.webp.jpeg 1024w, https:\/\/mediacenter.kotabarukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/xIMG-20260901-WA0009-300x169.jpg.pagespeed.ic.q3UeC36MYA.webp 300w, https:\/\/mediacenter.kotabarukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/xIMG-20260901-WA0009-768x432.jpg.pagespeed.ic.U4UYw_UQdj.webp 768w, https:\/\/mediacenter.kotabarukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/xIMG-20260901-WA0009-1536x864.jpg.pagespeed.ic.Au4fMfqDzF.webp 1536w, https:\/\/mediacenter.kotabarukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/xIMG-20260901-WA0009-2048x1152.jpg.pagespeed.ic.3Q75Mq3tCX.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" data-pagespeed-url-hash=\"1326946944\" onload=\"pagespeed.CriticalImages.checkImageForCriticality(this);\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus memperkuat tata kelola Geopark Saijaan Bersujud melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur peran dan tanggung jawab perangkat daerah dalam pengembangan Geopark.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya tersebut dibahas dalam rapat penyusunan SOP tata kelola geopark dan pengenalan geosite tumpang 2 tahun 2026 yang digelar di Ruang Kerja Asisten Administrasi Umum Lantai III Setda Kotabaru,Selasa (1\/9\/2026)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan kemudian dilanjutkn dengan peninjauan langsung ke Geosite Tumpang 2 untuk melihat potensi dan karakter geosite yang berada relatif dekat dengan pusat perkantoran pemerintah kabupaten kotabaru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asisten Administrasi Umum Anang Muhammad Zen mengatakan, penyusunan SOP menjadi langkah penting untuk memperjelas tata kelola sekaligus pembagian tugas antar perangkat daerah dalam pengembangan geopark.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan terbitnya peraturan Bupati kotabaru nomor 75 tahun 2026 tentang tata kelola geopark yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMelalui bagian organisasi perlu ada SOP sehingga menegaskan siap atau SKPD mana mengerjakan apa sesuai dengan amanah dan kewenangannya,\u201dujar Zen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, pengembangan geopark tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diperlukan sinergi berbagai sektor agar potensi geologi, lingkungan, pendidikan, pariwisata, ekonomi masyarakat hingga infrastruktur dapat dikembangkan secara terpadu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain penyusunan SOP,kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan lebih jauh potensi geosite tumpang 2 sebagai salah satu bagian dari geopark saijaan bersujud.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Geosite tumpang 2 saat ini turut dikembangkan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga kabupaten kotabaru sebagai salah satu detinasi wisata daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu,Kabag Organisasi Setda Kotabaru M.Octo Brahma Yogayana menjelaskan bahwa penyusunan SOP antara lain memgacu pada PermenPAN-RB Nomor 19 Tahun 2018 tentang penyusunan pera proses bisnis instansi pemerintah serta PermenPAN-RB Nomor 35 tahun 2012 tentang pedoman penyusunan standar operasional prodsedur administrasi pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap awal,terdapat empat SOP yang diusulkan berkaitan dengan tata kelola geopark.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, SOP perencanaan dan pengamggaran kolaboratif antarinstansi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedua, SOP pembentukan dan operasional tim koordinasi geopark.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiga, SOP kolaborasi pendanaan dan sinergi dunia usaha melalui tanggung jawab sosial dunia usaha serta sumber pembiayaan kreatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keempat, SOP pemantauan,evaluasi dan pelaporan pengembangan geopark melalui dashboard.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yoga menegaskan,penyusunan SOP pada tahap awal masih difokuskan pada aspek tata kelola dan belum masuk ke teknis pengembangan tiga pilar geopark.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perumusan kebijakan dan koordinasi menjadi bagian awal yang berada pada kewenangan Bupati dan Sekretaris Daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, pemantauan, evaluasi dan pelaporan kinerja akan didukung sekretaris daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pengembangan teknis tiga pilar geopark,nantinya akan melibatkan sejumlah perangkat daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pengenalan geosite tumpang 2 peserta juga mendapat pemahaman mengenai nilai ilmiah kawasan tersebut sebagai bagian dari bentang alam dan sejarah geologi kabupaten kotabaru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui penyusunan SOP tata kelola tersebut, Pemkab Kotabaru berharap pengembangan geopark saijaan bersujud dapat berlangsung lebih terarah, terkoordinasi dan berkelanjutan. Pengembangan geopark dan geosite tumpang 2 diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi, mendorong kolaborasi antarsektor, membuka peluang ekonomi masyarakat serta menjaga warisan geologi kabupaten kotabaru untuk generasi mendatang.<\/p>\n<br\/>\n\t\t\t\t\t<\/div>"