"<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Batulicin, Tanah Bumbu<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0\u2013 Komisi III DPRD Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XI Banjarmasin, Kamis (6\/8\/2026). Rombongan dipimpin Wakil Ketua I DPRD sekaligus Koordinator Komisi III, H. Hasanuddin, dan diterima langsung Kepala Seksi BPJN XI Banjarmasin, Farman Ali.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Lima usulan prioritas pembangunan infrastruktur disampaikan dalam pertemuan itu. Yang paling utama, kata Hasanuddin, adalah pembangunan jembatan kembar di perbatasan Tanah Bumbu dan Tanah Laut.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">\"Kondisi jembatan saat ini sudah tidak lagi memadai sehingga kami mengusulkan penambahan menjadi jembatan kembar demi meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,\" ujarnya.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Jembatan yang ada saat ini disebut berada di jalur menikung dan menurun dengan lebar terbatas. Kondisi itu dinilai rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan bertonase besar.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Selain jembatan perbatasan, DPRD juga mengusulkan percepatan pembangunan jembatan penghubung kawasan Pulau Salak menuju UPT Karya Bakti di Kecamatan Kusan Tengah. Infrastruktur ini dianggap penting untuk mendukung kawasan agropolitan pangan yang telah ditetapkan di wilayah tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Komisi III juga menyoroti Jalan Alternatif Banjarbaru\u2013Tanah Bumbu yang belakangan sering jadi langganan kecelakaan. Hasanuddin menyadari status jalan itu adalah kewenangan provinsi, tapi dia berharap BPJN bisa bersinergi memberikan dukungan agar penanganannya dipercepat.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Ketua Komisi III, Andi Asdar Wijaya, mendorong pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gunung Besar dengan Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat. Menurutnya, jembatan itu akan membuka akses masyarakat sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">\"Kami meminta Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu turut mendampingi usulan ini, termasuk dari Dinas PUPR, agar dukungan teknis yang disampaikan kepada pemerintah pusat semakin kuat,\" katanya.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Wakil Ketua Komisi III, I Wayan Sudarma, menambahkan bahwa rombongan juga menanyakan progres pembangunan jalan menuju Desa Sungai Dua Laut yang merupakan proyek pemerintah pusat, serta perkembangan Jembatan Penghubung Tanah Bumbu\u2013Kotabaru yang masih menjadi harapan masyarakat kedua daerah.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">\"Kami juga menanyakan progres pembangunan jembatan penghubung Tanah Bumbu\u2013Kotabaru. Selain itu, kami mendapat penjelasan mengenai pembangunan jalan menuju Sungai Dua Laut yang merupakan program pemerintah pusat dan diharapkan semakin meningkatkan konektivitas wilayah,\" ujarnya.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Melalui kunjungan ini, Komisi III berharap seluruh usulan pembangunan dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat, baik untuk keselamatan pengguna jalan, konektivitas antarwilayah, maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat Tanah Bumbu.<\/span><\/p>"