"\n\tBATULICIN \u2013 Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu)<\/strong> melalui Bappedalitbang mengikuti Fasilitasi Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Senin (15\/6\/2026).<\/p>\nKegiatan ini digelar untuk keselarasan kebijakan nasional, provinsi, dan global. Melalui fasilitasi ini, Kabupaten Tanah Bumbu memastikan integrasi perencanaan secara vertikal untuk menjamin efektivitas pembangunan.<\/p>\n<\/p>\nBupati Andi Rudi Latif<\/strong> melalui Kepala Bappedalitbang Tanbu, M. Untung mengatakan keselarasan aspek nasional meliputi Asta Cita dan RKP 2027. Khususnya pada Ketahanan Pangan, Hilirisasi Industri, dan Reformasi Birokrasi. Juga dukungan terhadap Program Strategis Nasional (Pro-SN) melalui koordinasi lintas sektor (Rakortekbang).<\/p>\nSementara itu, keselarasan pada aspek Provinsi Kalimantan Selatan yaitu memperkuat posisi Tanah Bumbu sebagai Gerbang Logistik Utama dan Daerah Penyangga IKN.<\/p>\nSinergi pada proyek strategis provinsi, seperti pembangunan Jembatan Pulau Laut dan konektivitas pelabuhan Batulicin sebagai hubungan pelayaran internasional.<\/p>\nUntuk aspek keberlanjutan (SDGs\/TPB), yaitu pengarusutamaan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan ke dalam program perangkat daerah. Fokus pada rehabilitasi lahan pascatambang dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.<\/p>\nUntung menambahkan bahwa Fasilitasi Rancangan Akhir RKPD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2027 berkaitan dengan arah kebijakan, target indikator, dan keselarasan program yang tertuang dalam dokumen perencanaan tahunan Kabupaten Tanah Bumbu.<\/p>\nPenyusunan RKPD 2027 merupakan implementasi tahun kedua dari RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025\u20132029. Fokus utama tahun 2027 adalah memantapkan fondasi transformasi untuk mengurangi ketergantungan pada sektor ekstraktif.<\/p>\nIa menjelaskan bahwa Tema Pembangunan Tahun 2027 Kabupaten Tanah Bumbu adalah \u201cTransformasi Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab\u201d.<\/p>\nPada struktur ekonomi, Tanah Bumbu masih sangat bergantung pada sektor ekstraktif yang berisiko pada ketimpangan sosial, ketergantungan sektoral, dan tekanan lingkungan hidup.<\/p>\nUntuk itu, diperlukan kebutuhan mendesak untuk mempercepat diversifikasi menuju sektor non-ekstraktif (pertanian, perkebunan, perikanan) dan optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga sebagai pusat hilirisasi.<\/p>\n\n\n<\/h5>\nSedangkan pada sektor ketahanan pangan, diperlukan penguatan kemandirian pangan yang menjadi prioritas krusial.<\/p>\nUntuk kualitas infrastruktur dan pelayanan publik diperlukan peningkatan infrastruktur dasar dan aksesibilitas untuk mendukung konektivitas regional.<\/p>\nUntung mengatakan berdasarkan analisis teknokratis dan spasial, prioritas pembangunan daerah diarahkan pada Tiga Aksi Prioritas Pembangunan Daerah, yaitu :<\/p>\n1.Transformasi Ekonomi dan Penguatan Ketahanan Daerah. Meliputi Hilirisasi Industri melalui Optimalisasi KEK Setangga untuk pengolahan sawit dan industri ekstraktif lainnya guna meningkatkan nilai tambah lokal.<\/p>\nPemberdayaan UMKM, melalui Penguatan struktur ekonomi rakyat melalui Rasio Kewirausahaan Daerah dan akses permodalan bagi pelaku usaha lokal.<\/p>\nKemandirian Pangan dengan Transformasi Sektor Pertanian melalui pengembangan kawasan hortikultura dan perikanan.<\/p>\n2.Transformasi Infrastruktur Kewilayahan. Meliputi, pengembangan infrastruktur pendukung wilayah berbasis potensi kecamatan. Seperti, sentra pengolahan karet dan peningkatan proporsi panjang jalan dalam kondisi baik dan akses sanitasi layak.<\/p>\n3.Transformasi Pelayanan Publik. Meliputi, Peningkatan Indeks Pemerintahan Digital dan integrasi layanan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang Pendidikan dan Kesehatan secara menyeluruh. (Rel)<\/p>\n\u00a0<\/p>\n\n \n<\/div>\r\n\t\t\t\t\twindow.fbAsyncInit = function() {\r\n\t\t\t\t\t\tFB.init({\r\n\t\t\t\t\t\t\tappId : '348280475330978',\r\n\t\t\t\t\t\t\tautoLogAppEvents : true,\r\n\t\t\t\t\t\t\txfbml : true,\r\n\t\t\t\t\t\t\tversion : 'v3.0'\r\n\t\t\t\t\t\t});\r\n\r\n\t\t\t\t\t\tvar penciCommentCallback = function ( response ) {\r\n\t\t\t\t\t\t\tjQuery.ajax( {\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\ttype: 'GET',\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tdataType: 'json',\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\turl: 'https:\/\/mc.tanahbumbukab.go.id\/wp-admin\/admin-ajax.php',\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tdata: {\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\taction: 'penci_clear_fbcomments',\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tpost_id: ''\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t}\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t}\r\n\t\t\t\t\t\t\t)\r\n\t\t\t\t\t\t};\r\n\r\n\t\t\t\t\t\tFB.Event.subscribe( 'comment.create', penciCommentCallback );\r\n\t\t\t\t\t\tFB.Event.subscribe( 'comment.remove', penciCommentCallback );\r\n\t\t\t\t\t};\r\n\t\t\t\t\t(function ( d, s, id ) {\r\n\t\t\t\t\t\t\tvar js, fjs = d.getElementsByTagName( s )[0];\r\n\t\t\t\t\t\t\tif ( d.getElementById( id ) ) {\r\n\t\t\t\t\t\t\t\treturn;\r\n\t\t\t\t\t\t\t}\r\n\t\t\t\t\t\t\tjs = d.createElement( s );\r\n\t\t\t\t\t\t\tjs.id = id;\r\n\t\t\t\t\t\t\tjs.src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id_ID\/sdk.js#xfbml=1&version=v3.0&appId=348280475330978&autoLogAppEvents=1\";\r\n\t\t\t\t\t\t\tfjs.parentNode.insertBefore( js, fjs );\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t\twindow.fbAsyncInit = function () {\r\n\t\t\t\t\t\t\t\tFB.init( {\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tappId: '348280475330978',\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tautoLogAppEvents: true,\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\txfbml: true,\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tversion: 'v3.0'\r\n\t\t\t\t\t\t\t\t} );\r\n\t\t\t\t\t\t\t};\r\n\r\n\t\t\t\t\t\t}( document, 'script', 'facebook-jssdk' ));\r\n\t\t\t\t<\/script><script async src=\"\/\/www.instagram.com\/embed.js\"><\/script>"