"<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><strong><span class=\"\">Batulicin, Tanah Bumbu<\/span><\/strong><span class=\"\">\u00a0- Polemik ganti rugi lahan masyarakat terdampak dugaan pencemaran lingkungan di Sebamban Baru akhirnya menemui titik damai. Butuh delapan kali pembahasan di DPRD Tanah Bumbu buat mencapai kesepakatan.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Rapat gabungan komisi yang digelar Kamis (7\/5\/2026) berlangsung cukup panjang. Mulai dari sore sampai sekitar pukul 20.00 Wita. Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, langsung pimpin rapat didampingi Wakil Ketua I Hasanuddin dan Wakil Ketua II Sya\u2019bani Rasul.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Yang ikut dalam rapat antara lain Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu, Tim Kajian PPLH Universitas Lambung Mangkurat, masyarakat terdampak, dan enam perusahaan. Perusahaan yang hadir yaitu PT Borneo Indobara, PT Sungai Danau Jaya, PT Tanah Bumbu Resources, PT Toudano Mandiri Abadi, PT Angsana Jaya Energi, serta PT Tunas Inti Abadi.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Kepala Bidang PPKLH DLH Tanah Bumbu Syahrojat bilang, semua pihak akhirnya sepakat soal nilai ganti rugi. Angkanya tetap mengacu pada hasil kajian sebelumnya.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">\u201cTetap sesuai hasil kajian itu,\u201d katanya.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Dia nyebut rangkaian pembahasan panjang itu sebagai \u201c8 episode\u201d rapat. \u201cSampai 8 episode,\u201d ujarnya sambil tersenyum.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Menurut Syahrojat, pihak perusahaan minta waktu sekitar satu bulan buat proses pembayaran. Itu setelah administrasi invoice dari masyarakat selesai diproses.<\/span><\/p>\r\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\"><span class=\"\">Meski sempat alot di beberapa pertemuan sebelumnya, rapat terakhir disebut berjalan lebih cair dan semua pihak bisa terima keputusan bersama.<\/span><\/p>"