"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nDinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Fasilitasi Creation of Enterprises Formation of Entrepreneurs (CEFE) bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) sektor kerajinan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan pasar.<\/p>\n\n\n\nKegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair, yang diwakili oleh Sekretaris Disperin Kalsel, Firmansyah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor kerajinan memiliki peran penting tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya daerah.<\/p>\n\n\n\n\u201cSektor kerajinan bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga merupakan cerminan identitas budaya, kreativitas, dan kearifan lokal Banua kita. Di tangan para pelaku IKM kerajinan, nilai-nilai tradisi dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mampu menembus pasar lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan global,\u201d ujar Firmansyah di Banjarmasin, Senin (13\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\nIa juga menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi pelaku IKM saat ini semakin kompleks, mulai dari persaingan pasar, perubahan tren konsumen, hingga tuntutan inovasi dan digitalisasi. Oleh karena itu, kehadiran program CEFE dinilai sangat strategis dalam menjawab tantangan tersebut.<\/p>\n\n\n\n\u201cMelalui fasilitasi seperti CEFE ini, pelaku IKM tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning. Peserta dilatih untuk berpikir kreatif, berani mengambil keputusan, serta mampu mengelola usaha secara nyata dan terarah,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nMelalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan produk kerajinan yang unik dan bernilai jual tinggi. Selain itu, peserta juga didorong untuk memperkuat kemampuan manajerial, memahami strategi pemasaran yang efektif termasuk pemanfaatan teknologi digital, serta membangun jejaring usaha yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n\u201cDengan bekal tersebut, IKM kerajinan kita diharapkan mampu naik kelas, tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,\u201d tutup Firmansyah. MC Kalsel\/scw<\/p>\n\n\n\n\n\t\t\t<\/div>"