"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai tancap gas memperkuat pertahanan digital daerah. Langkah ini diawali dengan pembentukan Tim Persiapan Pelaksanaan Penilaian Tingkat Kematangan Siber dan Sandi (PPTKSS) Tahun 2026.<\/p>\n\n\n\nPembentukan tim ini merupakan respons cepat atas arahan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN-RI) melalui surat resmi tertanggal 25 Februari 2026. Dalam instruksi tersebut, Kalimantan Selatan dijadwalkan menjalani PPTKSS secara luring pada 27 April hingga 1 Mei 2026 mendatang.<\/p>\n\n\n\nKepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel, Sucilianita Akbar menjelaskan bahwa persiapan harus dilakukan secara matang agar IKASANDI (Indeks Keamanan Siber dan Sandi) serta indeks Keamanan Informasi (IKAMI) provinsi tetap terjaga dengan baik.<\/p>\n\n\n\n\u201cMerujuk pada jadwal dari BSSN, kami bergerak cepat membentuk tim ini untuk mengawal proses penilaian,\u201d ujar Sucilianita, Rabu (8\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\nSebagai langkah awal koordinasi, Diskominfo mengundang perwakilan dari berbagai bidang terkait untuk merumuskan strategi. Pertemuan ini fokus pada sinkronisasi data dan kesiapan teknis sebelum tim assesor dari pusat tiba di kalimantan selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cMelalui assesment ini, diharapkan potret keamanan siber dan sandi di lingkungan Pemprov Kalsel dapat terukur secara akurat, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meminimalisir celah kerawanan digital di masa depan,\u201d pungkasnya. MC Kalsel\/Jml<\/p>\n\n\n\n\n\t\t\t<\/div>"