"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor melalui prakirawan Uli Mahanani menyampaikan prospek cuaca mingguan wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku pada 8 hingga 14 April 2026. Informasi ini disampaikan mewakili Kepala Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, di Banjarbaru, Selasa (7\/4\/2026).<\/p>\n\n\n\n\u201cSecara umum, kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan didominasi berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang,\u201d ujar Uli.<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Timur Laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 30 kilometer per jam.<\/p>\n\n\n\n\u201cPada periode 8 hingga 10 April 2026, hampir seluruh wilayah berpotensi hujan ringan hingga sedang. Sedangkan 11 hingga 14 April 2026, kondisi cenderung berawan dengan potensi hujan ringan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nBMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di sejumlah wilayah. Hujan sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada 8 April 2026 di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cSelain itu, potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat juga berpeluang terjadi pada 9 hingga 10 April 2026 di wilayah Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanah Bumbu, Kotabaru, dan sekitarnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nSelain cuaca ekstrem, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi pasang air laut maksimum, khususnya di Perairan Kotabaru pada 8 hingga 9 April 2026 pukul 06.00 hingga 09.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,8 meter, serta di Perairan Sungai Barito pada 11 hingga 14 April 2026 pukul 11.00 hingga 16.00 WITA dengan ketinggian hingga 2,7 meter.<\/p>\n\n\n\n\u201cWaspadai juga potensi pasang maksimum di wilayah pesisir dan perairan sungai yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat,\u201d tegas Uli.<\/p>\n\n\n\nBMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak membakar lahan, menjaga kesehatan, serta menjaga kebersihan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n\u201cKami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, baik aplikasi Info BMKG, situs web, maupun media sosial,\u201d tutupnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"