"\n\t\t\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah menyiapkan program pelatihan guna meningkatkan kompetensi brigade pangan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian secara modern, profesional, dan terampil.<\/p>\n\n\n\nLangkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Hotni Elfrida Silalahi.<\/p>\n\n\n\nHotni menjelaskan, pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian, khususnya brigade pangan, agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pertanian yang terus berkembang.<\/p>\n\n\n\nMenurutnya, pengelolaan lahan secara modern menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas serta efisiensi hasil pertanian. Dengan penerapan teknologi yang tepat, proses produksi dapat berjalan lebih efektif dan mampu menghasilkan output yang lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n\u201cPelatihan ini penting agar brigade pangan memiliki kemampuan yang memadai, baik dari sisi teknis maupun manajerial dalam mengelola lahan pertanian,\u201d ujar Hotni, Senin (30\/3\/2026).\u00a0<\/p>\n\n\n\nIa menambahkan, setiap pelatihan nantinya akan diikuti sebanyak 50 brigade pangan yang berasal dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Dengan melibatkan perwakilan dari seluruh daerah, diharapkan pemerataan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dapat tercapai.<\/p>\n\n\n\n\u201cMelalui pelatihan tersebut para brigade pangan diharapkan memiliki keterampilan yang lebih komprehensif, mulai dari tahap perencanaan, pengolahan lahan, penanaman, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern,\u201d sahut Hotni.<\/p>\n\n\n\nSelain itu, pendekatan profesional juga menjadi perhatian utama dalam pelatihan ini. Dengan pengelolaan yang terencana dan berbasis pengetahuan, sektor pertanian diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan serta mampu menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan iklim dan keterbatasan lahan.<\/p>\n\n\n\nProgram ini juga diharapkan dapat mendorong brigade pangan menjadi garda terdepan dalam mendukung peningkatan produksi pangan daerah. Tidak hanya itu, keberadaan brigade pangan yang kompeten juga dapat membantu petani dalam mengadopsi teknologi baru serta meningkatkan kualitas hasil panen.<\/p>\n\n\n\n\u201cDengan peningkatan kompetensi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimis sektor pertanian akan semakin maju, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah serta kesejahteraan petani,\u201d tutup Hotni. MC Kalsel\/tgh<\/p>\n\t\t\t<\/div>"