"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Rabu (25\/3\/2026).\u00a0<\/p>\n\n\n\nPenyampaian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nMuhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan atas kerja sama dalam pembahasan LKPJ.\u00a0<\/p>\n\n\n\nIa menegaskan bahwa secara umum kinerja pembangunan daerah sepanjang 2025 menunjukkan perkembangan positif yang tercermin dari berbagai indikator makro.<\/p>\n\n\n\n\u201cBerbagai capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kalimantan Selatan berjalan ke arah yang baik. Namun kami menyadari, di balik setiap angka terdapat harapan masyarakat yang harus terus dijawab melalui kebijakan yang tepat dan berkelanjutan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nPada aspek pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan tercatat meningkat menjadi 75,19 dibandingkan tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\nPeningkatan ini mencerminkan perbaikan pada sektor kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat, meskipun pemerintah masih menaruh perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan.<\/p>\n\n\n\nDi bidang penanggulangan kemiskinan, persentase penduduk miskin mengalami penurunan menjadi 3,88 persen dari sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil berbagai program intervensi pemerintah, meski diakui masih terdapat kelompok masyarakat yang memerlukan penanganan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\nSementara itu, tingkat pengangguran terbuka juga menunjukkan perbaikan dengan berada di angka 4,16 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya.\u00a0<\/p>\n\n\n\nPada sektor ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tercatat meningkat dan berada di atas rata-rata nasional, mencerminkan ketahanan ekonomi daerah.<\/p>\n\n\n\nSelain itu, tingkat ketimpangan yang diukur melalui rasio gini mengalami penurunan dari 0,302 menjadi 0,287. Hal ini menandakan distribusi kesejahteraan masyarakat yang semakin merata di wilayah Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nMeski demikian, Pemprov Kalsel mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, perluasan kesempatan kerja, penguatan sektor ekonomi non-pertambangan, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.<\/p>\n\n\n\n\u201cRekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi pedoman penting bagi kami dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan agar lebih tepat sasaran,\u201d kata Syarifuddin.<\/p>\n\n\n\nRapat paripurna ini menjadi bagian dari mekanisme akuntabilitas pemerintah daerah kepada DPRD serta masyarakat, sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan selama Tahun Anggaran 2025. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"