"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nKepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui prakirawan Rianita Sekar Utami menyampaikan prospek cuaca mingguan wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku pada 18\u201324 Maret 2026, berdasarkan pembaruan per 17 Maret 2026.<\/p>\n\n\n\n\u201cSecara umum kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di sejumlah wilayah,\u201d ujar Rianita, Selasa (17\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 58 hingga 98 persen.<\/p>\n\n\n\n\u201cAngin umumnya bertiup dari arah barat daya hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 25 kilometer per jam,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nLebih lanjut, Rianita menyebutkan pada periode 18\u201320 Maret 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.<\/p>\n\n\n\n\u201cWilayah utara, timur, selatan hingga barat seperti Tabalong, Balangan, Kotabaru, Tanah Laut, hingga Banjarmasin dan Banjarbaru berpotensi mengalami kondisi tersebut,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\nSementara itu, pada 21\u201324 Maret 2026, kondisi cuaca relatif masih serupa.\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cDidominasi berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang yang terjadi secara merata di berbagai wilayah,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nBMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem.<\/p>\n\n\n\n\u201cWaspada potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada 18 hingga 21 Maret 2026 di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan,\u201d ungkap Rianita.<\/p>\n\n\n\nIa juga menambahkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada 22 Maret 2026.<\/p>\n\n\n\n\u201cKhususnya di wilayah Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nUntuk kondisi kelautan, BMKG menyatakan tidak terdapat potensi gelombang tinggi. Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap pasang air laut maksimum.<\/p>\n\n\n\n\u201cPotensi pasang maksimum diperkirakan terjadi di perairan Kotabaru pada 20 hingga 24 Maret 2026 pukul 06.00 sampai 10.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,9 meter,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nBMKG turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca.<\/p>\n\n\n\n\u201cBerhati-hati terhadap jalan licin, banjir, genangan, tanah longsor, serta potensi pohon tumbang,\u201d tegas Rianita.<\/p>\n\n\n\nIa juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cMasyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG, situs resmi cuaca.bmkg.go.id, serta media sosial Instagram @cuacakalsel untuk informasi lebih lanjut,\u201d tutupnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"