"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nKepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nApel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Rosyanto Yudha Hermawan, sebagai bentuk kesiapan aparat dalam memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik, pelaksanaan ibadah, hingga aktivitas rekreasi pada masa libur Lebaran.<\/p>\n\n\n\nKapolda Kalsel, Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa pengamanan pada Operasi Ketupat Intan tahun ini mencakup ribuan titik strategis yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n\u201cUntuk Polda Kalimantan Selatan, kita menggelar pengamanan di 3.740 titik yang tersebar di berbagai wilayah. Pengamanan ini didukung dengan 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan yang disiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri,\u201d ujar Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Kamis (12\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, dalam operasi tersebut pihaknya melibatkan total 2.189 personel yang terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai stakeholder terkait.<\/p>\n\n\n\n\u201cPersonel yang kita libatkan berasal dari berbagai unsur, baik Polri, TNI, maupun instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini dilakukan agar pengamanan Idulfitri dapat berjalan optimal,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nMenurut Yudha, pengamanan difokuskan pada sejumlah lokasi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran, seperti jalur-jalur mudik, tempat ibadah, hingga kawasan wisata.<\/p>\n\n\n\n\u201cTempat-tempat yang kita lakukan pengamanan di antaranya jalur-jalur mudik yang dilalui masyarakat, masjid dan lokasi pelaksanaan Salat Id, serta tempat-tempat rekreasi yang ada di Kalimantan Selatan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\nSelain pengamanan umum, Polda Kalsel juga memberi perhatian khusus terhadap upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik.<\/p>\n\n\n\n\u201cYang menjadi atensi pertama adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan fatal yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Karena itu saya perintahkan para Kapolres untuk melakukan mapping titik-titik rawan kecelakaan serta memasang rambu-rambu bersama dinas perhubungan,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\nPolda Kalsel juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya, termasuk aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.<\/p>\n\n\n\n\u201cKita juga mengantisipasi tindak pidana lain termasuk balapan liar, agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nKapolda turut mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.<\/p>\n\n\n\n\u201cKami mengimbau para pemudik agar berhati-hati di jalan dan tetap memperhatikan keselamatan. Jika meninggalkan rumah, pastikan listrik dimatikan dan barang-barang berbahaya seperti gas dalam kondisi aman,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nIa juga mengingatkan masyarakat yang tidak membawa kendaraan selama mudik dapat menitipkannya di kantor kepolisian maupun markas TNI di daerah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n\u201cApabila kendaraan tidak dibawa saat mudik, masyarakat bisa menitipkannya di kantor polisi maupun koramil. Bahkan pihak TNI juga telah menyediakan tempat parkir bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik,\u201d pungkasnya. MC Kalsel\/scw<\/p>\n\t\t\t<\/div>"