"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, menegaskan komitmennya untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan bertajuk Buka Puasa Bersama Sekaligus Silaturahmi dan Musrenbang Pendidikan yang digelar di Banjarbaru, Jum\u2019at (27\/2) lalu.<\/p>\n\n\n\nPada kegiatan tersebut, Tantri turut didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA Dedy Hidayat, Kepala Bidang Pembinaan SMK Firna Azika, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Urip Widodo, serta Kepala Bidang Kebudayaan, Raudati Hildayati.<\/p>\n\n\n\nDalam arahannya, Tantri menyampaikan pentingnya kehadiran langsung pemerintah di daerah, khususnya wilayah yang jauh dari pusat kota. Ia menegaskan akan lebih sering turun ke lapangan guna mendengar aspirasi dan memastikan layanan pendidikan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n\u201cSaya mencoba menjangkau Bapak\/Ibu di daerah-daerah yang jauh. Kalau Banjarbaru, kapan saja bisa bertemu saya,\u201d ujar Tantri, Minggu (1\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Disdikbud Kalsel untuk memastikan kualitas pendidikan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga merata hingga ke pelosok daerah.<\/p>\n\n\n\nPada kesempatan itu, Tantri juga mengungkapkan rasa syukur atas dua penghargaan yang baru diterimanya sebagai Pemimpin Visioner. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cKemarin mendapat dua penghargaan sebagai pemimpin visioner. Mudah-mudahan ini menjadi cambuk bagi kita untuk terus memajukan pendidikan,\u201d katanya, yang disambut tepuk tangan peserta.<\/p>\n\n\n\nLebih lanjut, Tantri memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 10.000 guru di bawah naungan Disdikbud Kalsel. Jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 12.000 orang jika termasuk tenaga kependidikan lainnya. Untuk mengelola sumber daya manusia tersebut secara efektif, pihaknya tengah memperkuat sistem kerja dan mendorong optimalisasi peran setiap pegawai.<\/p>\n\n\n\n\u201cSaya sedang membangun sistem kerja. Tidak semua harus terpusat di Kepala Dinas atau kepala bidang, karena setiap pegawai memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nSebagai bentuk keterbukaan dan upaya memperkuat komunikasi, Tantri juga menyatakan kesiapannya untuk menjalin komunikasi lebih intens dengan tenaga pendidik, termasuk membuka akses komunikasi langsung guna menampung aspirasi yang bersifat mendesak.<\/p>\n\n\n\nMelalui kegiatan Safari Ramadan dan Musrenbang Pendidikan ini, Disdikbud Kalsel berharap dapat memperkuat sinergi dengan para tenaga pendidik serta mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah provinsi. MC Kalsel\/Jml<\/p>\n\t\t\t<\/div>"