"\n\t\t\n\nScreenshot<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nProvinsi Kalimantan Selatan kembali menunjukkan kinerja pembangunan yang kompetitif di tingkat regional. Berdasarkan rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 yang diumumkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional pada 24 Februari 2026, Kalimantan Selatan berhasil menempati peringkat pertama se-Pulau Kalimantan dengan skor 3,65 atau berada di atas rata-rata nasional sebesar 3,50.<\/p>\n\n\n\nKepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi pembangunan lintas sektor yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n\u201cPeningkatan skor ini menunjukkan bahwa daya saing daerah kita bergerak ke arah yang semakin positif. Kalsel berhasil berada di posisi teratas di regional Kalimantan dan melampaui rata-rata nasional,\u201d ujarnya di Banjarbaru, Senin (2\/3\/2026).<\/p>\n\n\n\nData IDSD 2025 mencatat Kalimantan Selatan unggul dibanding provinsi lain di Kalimantan, diikuti Kalimantan Timur (3,63), Kalimantan Tengah (3,59), Kalimantan Barat (3,49), dan Kalimantan Utara (3,29).<\/p>\n\n\n\nMenurut Thaufik, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penguatan tata kelola pemerintahan yang tercermin melalui Pilar Institusi dengan skor tertinggi sebesar 4,69.<\/p>\n\n\n\n\u201cNilai tinggi pada pilar institusi menandakan bahwa kualitas pelayanan publik, transparansi, serta efektivitas kebijakan pemerintah daerah terus mengalami perbaikan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nSelain itu, kinerja kuat pada Pilar Ukuran Pasar dan Stabilitas Ekonomi Makro turut memperlihatkan kondisi ekonomi daerah yang semakin resilien serta memiliki daya tarik investasi yang kompetitif.<\/p>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis capaian ini menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. MC Kalsel\/dam<\/p>\n\t\t\t<\/div>"