"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nDinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Forum Perangkat Daerah dan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Perkebunan dan Peternakan Tahun 2025.\u00a0<\/p>\n\n\n\nKegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan sektor perkebunan dan peternakan dalam penyusunan RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan serta Rencana Strategis Disbunnak Tahun 2025\u20132029.<\/p>\n\n\n\nKepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian penting dalam memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan terarah dan berkesinambungan.<\/p>\n\n\n\n\u201cForum ini adalah tahapan penting dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah yang lebih baik, terarah, dan berkelanjutan. Hasil pembahasan akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan sebagai bahan penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah,\u201d ujarnya di Banjarbaru, Kamis (12\/2\/2026)<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, forum ini bertujuan menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional, sekaligus menjaring aspirasi masyarakat serta para pemangku kepentingan.<\/p>\n\n\n\n\u201cPerencanaan yang baik harus berbasis data, mempertimbangkan tantangan dan peluang ke depan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat pekebun dan peternak,\u201d tegas Suparmi.<\/p>\n\n\n\nMenurutnya, sektor perkebunan dan peternakan memiliki peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Selatan, baik dari aspek ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, maupun keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n\n\n\nSelama ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun dan peternak, mulai dari penguatan sektor hulu hingga hilir guna menciptakan nilai tambah dan daya saing usaha.<\/p>\n\n\n\n\u201cBerbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pemberian bantuan sarana dan prasarana, peningkatan intensifikasi dan pengembangan lahan, peningkatan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan, penguatan fungsi perbibitan, pakan ternak, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner, hingga peningkatan fungsi pengolahan hasil untuk mendukung program strategis nasional dan prioritas daerah,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nUpaya tersebut diformulasikan melalui program super prioritas yang telah digaungkan sejak 2021, yakni Program Pengembangan Korporasi Petani Berbasis Kawasan Karet (BANGSIBUN BAKARET), Percepatan Swasembada Sapi Potong melalui Integrasi Kelapa Sawit\u2013Sapi berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma (SISKA KU INTIP), serta Pengembangan Itik di Lahan Rawa dan Kering (SITI HAWA LARI).<\/p>\n\n\n\nSuparmi menambahkan, terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam forum ini, di antaranya peningkatan produktivitas dan kualitas komoditas melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan kelembagaan, penguatan hilirisasi dan nilai tambah produk, menjaga keberlanjutan dan ketahanan pangan, serta peningkatan investasi dan kemitraan dengan sektor swasta maupun akademisi.<\/p>\n\n\n\n\u201cKita ingin sektor ini tidak hanya kuat di hulu, tetapi juga mampu mendorong hilirisasi sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nDukungan penuh terhadap program Disbunnak juga diberikan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Sehingga Suparmi semakin memperkuat komitmennya untuk memperkuat sektor perkebunan dan peternakan sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi Banua.<\/p>\n\n\n\nIa juga mendorong agar seluruh jajaran perangkat daerah bekerja secara sinergis dan terintegrasi dalam merealisasikan program prioritas tersebut.<\/p>\n\n\n\n\u201cPerencanaan harus selaras dengan RPJMD dan kebutuhan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin sektor perkebunan dan peternakan Kalimantan Selatan akan semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nMenutup sambutannya, Suparmi berharap forum ini mampu melahirkan sinergi yang solid antar pemangku kepentingan sehingga perencanaan yang disusun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cMelalui forum ini, kami berharap terjalin sinergi yang kuat sehingga hasil perencanaan mampu menjawab tantangan yang ada dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalimantan Selatan,\u201d pungkasnya. MC Kalsel\/scw<\/p>\n\t\t\t<\/div>"