"\n\t\t\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih sebagai salah satu proyek strategis daerah.<\/p>\n\n\n\nKepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti mengatakan pengembangan KEK Mekar Putih saat ini tengah berproses melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.<\/p>\n\n\n\n\u201cLuasan lahan KEK Mekar Putih sudah clear<\/em> dan saat ini kita sedang melakukan koordinasi dengan Bappenas dan Kementerian Perhubungan terkait rencana pembangunan pelabuhan Mekar Putih yang menjadi fokus utama kawasan tersebut,\u201d ujarnya pada saat wawancara pada Forum Konsultasi Publik 2027 Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (10\/2\/2026).<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, pembangunan pelabuhan di kawasan tersebut akan menjadi pintu masuk investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.<\/p>\n\n\n\n\u201cKetika pelabuhan Mekar Putih sudah selesai dibangun dan mulai beroperasi, maka investor akan masuk dan secara otomatis meningkatkan aktivitas ekonomi di Kalimantan Selatan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nSuprapti menambahkan, pemerintah menargetkan Peraturan Presiden terkait KEK Mekar Putih dapat terbit pada akhir tahun 2026. Selain pembangunan pelabuhan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan infrastruktur pendukung berupa jembatan dan jalan poros tengah menuju kawasan KEK untuk memastikan konektivitas kawasan berjalan optimal. <\/p>\n\n\n\n\u201cSetelah Perpres terbit, pembangunan kawasan ditargetkan dimulai pada tahun 2027 dan diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun 2029,\u201d katanya.MC Kalsel\/dam<\/p>\n\t\t\t<\/div>"