"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus memperkuat koordinasi dan sinergi program ketenagakerjaan serta ketransmigrasian bersama pemerintah kabupaten\/kota se-Kalsel.<\/p>\n\n\n\nHal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti, pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Provinsi dan Kabupaten\/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2026, yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (29\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\nIrfan Sayuti menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan rancangan awal rencana kerja perangkat daerah, sekaligus untuk menyamakan persepsi serta langkah strategis antara provinsi dan kabupaten\/kota dalam perencanaan program dan kegiatan ketenagakerjaan maupun transmigrasi tahun 2026.<\/p>\n\n\n\n\u201cRakornis ini menjadi forum untuk menyusun langkah bersama, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan pembangunan, serta upaya peningkatan kinerja instansi pemerintah di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nRakornis tahun ini mengusung tema \u201cMeningkatnya Kesempatan Kerja dan Perlindungan bagi Tenaga Kerja serta Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Transmigrasi.\u201d<\/p>\n\n\n\nDalam kesempatan tersebut, Irfan juga memaparkan gambaran umum kondisi ketenagakerjaan di Kalimantan Selatan pada tahun 2025. Salah satunya terkait tingkat pengangguran terbuka yang masih menjadi perhatian bersama.<\/p>\n\n\n\nIa menyoroti sejumlah isu strategis di bidang ketenagakerjaan, antara lain produktivitas tenaga kerja yang masih perlu ditingkatkan, kompetensi pekerja yang belum merata, serta pentingnya perluasan kesempatan kerja dan penguatan perlindungan tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\nSelain itu, sektor transmigrasi juga menghadapi tantangan, seperti pengelolaan kawasan transmigrasi agar lebih layak berkembang serta pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan transmigrasi.<\/p>\n\n\n\nMenghadapi berbagai persoalan tersebut, Irfan menekankan perlunya kolaborasi kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten\/kota untuk merumuskan program serta kegiatan yang tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n\u201cMelalui pertemuan ini kita harapkan dapat dirumuskan tujuan, sasaran, serta usulan kegiatan yang menjadi kebutuhan kabupaten\/kota sekaligus selaras dengan target pembangunan provinsi,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nIrfan juga menegaskan bahwa tren positif penurunan pengangguran harus terus dijaga karena berdampak langsung terhadap penurunan angka kemiskinan dan stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah.<\/p>\n\n\n\nIa berharap, dengan dukungan data yang semakin lengkap serta koordinasi yang solid, pemerintah daerah dapat menyiapkan tenaga kerja yang lebih terampil dan siap bersaing, sekaligus mengoptimalkan pengembangan kawasan transmigrasi di Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cKita harus bekerja bersama untuk meningkatkan derajat hidup tenaga kerja dan masyarakat, serta memastikan program-program ketenagakerjaan dan transmigrasi benar-benar memberikan manfaat nyata,\u201d tutupnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"