"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir dan muara sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai angin kencang, gelombang tinggi, serta pasang surut air laut.<\/p>\n\n\n\nKepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan risiko bagi aktivitas pelayaran, nelayan tradisional, hingga permukiman warga di kawasan pesisir.<\/p>\n\n\n\n\u201cPara nelayan tradisional sangat disarankan untuk tidak melaut apabila tinggi gelombang melebihi 2,5 meter. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, dan pastikan alat keselamatan seperti life jacket selalu tersedia di atas kapal,\u201d ujar Ronny, Senin (26\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\nSelain ancaman gelombang tinggi, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai siklus pasang surut air laut, terutama bagi warga yang bermukim di muara sungai maupun daerah pinggir pantai.<\/p>\n\n\n\n\u201cWarga perlu menyiapkan langkah antisipasi, seperti membuat tanggul darurat atau mengamankan barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi apabila pasang air laut diprediksi mencapai puncaknya,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nRonny juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan keluarga dengan menyiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) yang berisi dokumen penting seperti ijazah, sertifikat, kartu keluarga, obat-obatan, senter, serta pakaian dalam tas kedap air agar mudah dibawa saat evakuasi mendadak.<\/p>\n\n\n\nTak hanya itu, BPBD Kalsel turut mengingatkan warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik saat terjadi badai guna meminimalkan risiko tersambar petir maupun tertimpa material.<\/p>\n\n\n\n\u201cWilayah pesisir juga rentan terhadap angin kencang, sehingga masyarakat diminta memperkuat konstruksi atap rumah, memastikan baut atau paku dalam kondisi kuat, serta memangkas dahan pohon besar di sekitar rumah,\u201d tambah Ronny.<\/p>\n\n\n\nBPBD Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG maupun kanal resmi BMKG Syamsudin Noor\/Maritim, serta tidak mudah percaya pada informasi hoaks yang tidak jelas sumbernya.<\/p>\n\n\n\n\u201cKesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi risiko bencana. Kami mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat,\u201d tutupnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"