"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Isra Mi\u2019raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, khususnya salat, serta memperkuat akhlak dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\nAjakan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili oleh Kepala Bagian Non Pelayanan Dasar Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Ilman Rizekan, saat menghadiri Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul ke-21, yang digelar oleh Majelis Ta\u2019lim Al-Busyro, di Desa Sungai Alat, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Selasa malam (20\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\nGubernur Muhidin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya majelis keagamaan tersebut serta mengajak jamaah meneladani makna besar peristiwa Isra Mi\u2019raj.<\/p>\n\n\n\n\u201cPeristiwa Isra Mi\u2019raj merupakan peristiwa besar dan penuh makna bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu. Shalat menjadi kewajiban utama dan penghubung langsung antara seorang hamba dengan Allah SWT,\u201d ujar Gubernur dibacakan Muhammad Ilman Rizekan.<\/p>\n\n\n\nIa menekankan bahwa salat tidak hanya sebatas menggugurkan kewajiban, namun harus dilaksanakan dengan khusyuk, tepat waktu, serta mampu membawa perubahan nyata dalam sikap dan perilaku.<\/p>\n\n\n\n\u201cMari kita perbaiki shalat kita, bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi shalat yang khusyuk dan membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Saya yakin, jika salat kita baik, insyaallah akhlak kita juga akan ikut baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\nPada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung makna penting peringatan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21, sebagai ulama besar yang memiliki peran penting dalam membina umat, khususnya di Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cAbah Guru Sekumpul mengajarkan kita untuk mencintai Rasulullah, menuntut ilmu agama, serta menjaga persatuan di antara sesama. Ajaran dan teladan beliau hendaknya terus kita hidupkan, mulai dari keluarga hingga kehidupan bermasyarakat,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\nMenurut Gubernur, kegiatan keagamaan seperti majelis ta\u2019lim memiliki peran strategis dalam mempererat silaturahmi, menumbuhkan kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n\u201cPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meyakini, dengan kebersamaan dan keimanan yang kuat, daerah kita akan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur<\/em>,\u201d ucapnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"