"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nKepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikannya usai menjadi narasumber pada kegiatan Diskusi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kalimantan Selatan dengan tema \u201cPeran Pemuda dan Organisasi dalam Menggerakkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan\u201d, di salah satu rumah makan di Kota Banjarmasin, Selasa (20\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\n\u201cAtas nama Gubernur Kalimantan Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Forum Kewirausahaan Pemuda di Kalimantan Selatan. Kami sangat mengapresiasi keinginan dan semangat pemuda untuk terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi yang ada,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nIa menilai, antusiasme pemuda menjadi modal penting dalam mendorong keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah daerah, kata dia, telah membuka sejumlah alternatif peran yang dapat diambil oleh generasi muda, baik sebagai petugas maupun pelaksana kegiatan koperasi.<\/p>\n\n\n\n\u201cKami menawarkan beberapa alternatif keterlibatan, khususnya di Koperasi Merah Putih, baik sebagai petugas maupun pelaksana. Misalnya keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nLebih lanjut disampaikan, berbagai program prioritas nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia membutuhkan dukungan sumber daya manusia dan rantai pasok yang kuat, termasuk penyediaan kebutuhan pangan seperti sayur-mayur, telur, dan komoditas lainnya.<\/p>\n\n\n\n\u201cKita tahu semua program Presiden ini memerlukan tenaga kerja dan juga kebutuhan logistik. Ini peluang besar bagi pemuda kita untuk terlibat langsung dalam program prioritas tersebut,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\nSelain aspek ekonomi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, saat ini masih terdapat keterbatasan SDM yang berkualitas di Koperasi Desa Merah Putih maupun pada program MBG.<\/p>\n\n\n\n\u201cSDM kita perlu ditingkatkan. Di Koperasi Merah Putih, kita masih kekurangan tenaga yang berkualitas, terutama dari kalangan pemuda lulusan perguruan tinggi. Di MBG juga dibutuhkan tenaga seperti ahli gizi, akuntansi, dan bidang pendukung lainnya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\nIa berharap, melalui forum diskusi seperti ini, semakin banyak pemuda yang terdorong untuk terlibat aktif, tidak hanya dalam pengembangan usaha ekonomi, tetapi juga dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cHarapan kita, pemuda dapat ikut terlibat untuk meningkatkan SDM dan bersama-sama menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kalimantan Selatan,\u201d tutupnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>"