"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok dan jasa di daerah. Pada minggu ketiga Januari 2026, Kalimantan Selatan tercatat tidak termasuk provinsi dengan kenaikan indeks perkembangan harga tertinggi di Indonesia.<\/p>\n\n\n\nStaf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Prov Kalsel, Miftahul Chair, usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di daerah dengan Kemendagri RI melalui daring, menyampaikan bahwa kondisi harga di Kalsel justru relatif stabil dan bahkan mengalami penurunan sebesar 0,03 persen.<\/p>\n\n\n\n\u201cAlhamdulillah, pada minggu ketiga Januari 2026 ini Kalimantan Selatan tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan. Kita justru berada pada posisi stabilisasi harga dan bahkan terjadi penurunan sebesar 0,03 persen,\u201d kata Chair, Banjarbaru, Senin (19\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\nMeski demikian, Pemprov Kalsel tetap melakukan langkah antisipatif terhadap potensi inflasi, khususnya menjelang periode angkutan Lebaran yang biasanya diiringi kenaikan harga, terutama pada sektor transportasi udara.<\/p>\n\n\n\nChair menjelaskan, pemerintah daerah telah mempersiapkan langkah-langkah pengendalian inflasi, sejalan dengan kebijakan Kementerian Perhubungan terkait pengaturan tarif batas atas tiket pesawat.<\/p>\n\n\n\n\u201cKita perlu terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, karena di sana sudah ada ketentuan tarif batas atas. Harapannya, kebijakan subsidi dari pemerintah pusat, termasuk PPN yang ditanggung pemerintah, tetap dapat diberlakukan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nSementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya, juga menekankan pentingnya kepatuhan seluruh pihak, baik pemerintah maupun perusahaan maskapai penerbangan, terhadap regulasi yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\nSaat ini, pemerintah telah memberikan berbagai bentuk subsidi, baik subsidi avtur maupun subsidi harga khusus yang berlaku di 37 bandara dari total 257 bandara di Indonesia.<\/p>\n\n\n\nSelain itu, peran masyarakat juga dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas inflasi. Masyarakat diimbau untuk lebih cerdas dalam merencanakan perjalanan, seperti menghindari pembelian tiket pada puncak musim liburan serta memanfaatkan pembelian tiket lebih awal atau early bird.<\/p>\n\n\n\n\u201cKami berharap masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan baik, tidak membeli tiket di peak season dan melakukan pembelian jauh-jauh hari. Langkah ini diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi, khususnya pada periode angkutan Lebaran yang diperkirakan berlangsung dari Februari hingga Maret 2026,\u201d ungkap Eddy. MC Kalsel\/Rns<\/p>\n\t\t\t<\/div>\r\n\r\nsumber : diskominfomc.kalselprov.go.id"