"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus memperkuat peran perempuan muda serta meningkatkan kaderisasi kepemimpinan di Banua. Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Fahrurazi, pada Pelantikan Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Fatayat NU se-Kalimantan Selatan Masa Khidmat 2025\u20132030 sekaligus Pembukaan Latihan Kader Lanjutan (LKL) II, di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (16\/1\/2026).<\/p>\n\n\n\n\u201cAtas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Fatayat NU yang hari ini resmi dilantik,\u201d ujar Gubernur dalam sambutannya.<\/p>\n\n\n\nGubernur menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n\u201cJabatan yang diemban ini bukanlah amanah yang ringan, namun saya yakin dengan semangat pengabdian dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama\u2019ah an-Nahdliyah, saudari-saudari mampu menjalankannya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\nMenurut Gubernur, Fatayat NU selama ini telah menjadi pilar penting dalam penguatan peran perempuan muda, baik dalam kehidupan beragama, berbangsa, maupun bernegara.<\/p>\n\n\n\n\u201cFatayat bukan hanya organisasi kader, tetapi juga ruang pengabdian yang melahirkan perempuan tangguh, berakhlak, berilmu, serta peduli terhadap persoalan sosial kemasyarakatan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\nIa juga menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari ketahanan keluarga hingga perkembangan digital, yang menuntut peran strategis perempuan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cPerempuan hari ini tidak hanya dituntut berperan di ranah domestik, tetapi juga sebagai agen perubahan di ruang publik, tanpa meninggalkan jati diri, nilai moral, dan kearifan lokal,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\nTerkait pelaksanaan Latihan Kader Lanjutan (LKL) II, Gubernur menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan Banua.\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cSaya berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader Fatayat NU yang visioner, berwawasan kebangsaan, memiliki kepemimpinan yang kuat, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan pendekatan yang moderat dan solutif,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\nLebih lanjut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cPembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan seperti Fatayat NU,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\nGubernur juga memastikan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cOleh karena itu, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dan bekerja bersama dalam berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan,\u201d ujarnya. MC Kalsel\/Fuz<\/p>\n\t\t\t<\/div>\r\n\r\nsumber : diskominfomc.kalselprov.go.id"