"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPlt. Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menghadiri kegiatan konsultasi dan pelaksanaan kaji tiru penerapan Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) ke Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan RSUP Dr. Sardjito, Kamis (15\/1\/2026).\u00a0<\/p>\n\n\n\nKegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas manajemen rumah sakit di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nKegiatan tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, serta para Direktur Rumah Sakit Provinsi Kalimantan Selatan.\u00a0<\/p>\n\n\n\nKehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi pengelolaan rumah sakit agar lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.<\/p>\n\n\n\nPlt. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menyampaikan bahwa kaji tiru ini memiliki nilai strategis dalam memberikan gambaran nyata mengenai penerapan UOBK yang telah berjalan dengan baik di Provinsi DIY.<\/p>\n\n\n\n\u201cMelalui kegiatan konsultasi dan kaji tiru ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola UOBK, mulai dari aspek regulasi, kelembagaan, hingga praktik manajerial yang diterapkan di RSUP Dr. Sardjito. Hal ini menjadi referensi penting bagi RSGM Gusti Hasan Aman dalam mempersiapkan implementasi UOBK secara optimal,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nMenurut drg. Mashuda, penerapan UOBK diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas pengelolaan rumah sakit tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas dan transparansi.\u00a0<\/p>\n\n\n\nDengan demikian, rumah sakit dapat lebih responsif dalam pengambilan keputusan strategis, pengembangan layanan, serta pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan.<\/p>\n\n\n\n\u201cStatus UOBK memberikan ruang bagi rumah sakit untuk bergerak lebih dinamis dan profesional. Dampaknya tidak hanya pada penguatan tata kelola internal, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kesinambungan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nLebih lanjut, hasil kaji tiru ini akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah kebijakan dan perencanaan implementasi UOBK di RSGM Gusti Hasan Aman agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.\u00a0<\/p>\n\n\n\nProses adaptasi tersebut diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi institusi maupun masyarakat pengguna layanan. MC Kalsel\/dam<\/p>\n\t\t\t<\/div>\r\n\r\nsumber : diskominfomc.kalselprov.go.id"