"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nAparatur Sipil Negara (ASN) Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Hafiz, berhasil meraih Juara I kategori Best Employee pada ajang Anugerah ASN Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.<\/p>\n\n\n\nPenghargaan secara langsung diserahkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Zudan Arif Fakrulloh, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nMuhammad Hafiz merupakan ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang bertugas sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) pada UPTD BPTPH, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan.\u00a0<\/p>\n\n\n\nIa dinilai unggul karena sederet prestasi dan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan pertanian.<\/p>\n\n\n\n\u201cAlhamdulillah, saya bersyukur dapat meraih Juara I Best Employee Anugerah ASN 2025. Sebelumnya saya juga mendapatkan beberapa penghargaan tingkat nasional, di antaranya POPT Teladan Nasional, POPT Berprestasi Nasional, serta POPT Inspiratif dan Inovatif Tahun 2025,\u201d ujar Hafiz, Rabu (24\/12\/2025).<\/p>\n\n\n\nSelain prestasi tersebut, Hafiz juga mengembangkan sebuah aplikasi sistem informasi berbasis Android bernama Si Yakin Aman (Sistem Informasi Pelayanan Terkini Pertanian Aman). Aplikasi ini dirancang untuk membantu petani dan masyarakat dalam menyampaikan laporan, pengaduan, serta pengajuan layanan pertanian.<\/p>\n\n\n\nIa menambahkan, aplikasi tersebut telah digunakan oleh petugas POPT Kalimantan Selatan dan akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh petani di provinsi ini.<\/p>\n\n\n\nDalam kesempatan itu, Ia juga menyampaikan kesan dan harapannya terhadap Anugerah ASN. Menurutnya, kegiatan tersebut mendorong ASN untuk terus berkompetisi dan berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n\u201cSaya ingin menunjukkan bahwa ASN P3K juga mampu berinovasi, berprestasi, dan bersaing dengan ASN lainnya. Harapan saya ke depan, kesejahteraan P3K juga semakin diperhatikan,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\nSementara itu, Kepala BPTPH Provinsi Kalimantan Selatan, Lestari Fatria Wahyuni, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut.\u00a0<\/p>\n\n\n\nIa menyebut penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan dedikasi ASN di UPTD BPTPH mendapat pengakuan.<\/p>\n\n\n\n\u201cAlhamdulillah, tahun ini petugas kami atas nama Muhammad Hafiz berhasil meraih Juara I Best Employee Anugerah ASN 2025. Inovasi aplikasi Si Yakin Aman telah kami jalankan sejak 2023 dan terus kami kembangkan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\nIa menjelaskan, sosialisasi aplikasi telah dilakukan kepada petugas POPT di 13 kabupaten\/kota melalui rapat koordinasi di tiga wilayah laboratorium, yakni LPHP Sungai Tabuk untuk wilayah Banjarbakula, LPHP Sungai Raya untuk wilayah Banua Enam, serta Laboratorium Undalang untuk wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu.<\/p>\n\n\n\n\u201cKe depan, aplikasi ini akan terus dikembangkan agar dapat mengakomodasi berbagai layanan dan data pertanian di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, tidak hanya di UPTD BPTPH,\u201d pungkasnya. MC Kalsel\/tgh<\/p>\n\t\t\t<\/div>"