"\n\t\t\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nPemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan sinkronisasi program Perlindungan dan Jaminan sosial agar lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten\/Kota. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, Farhanie, melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Rahmady Abasmay.<\/p>\n\n\n\nRahmady menjelaskan bahwa sejumlah program strategis yang berjalan tahun ini perlu dikuatkan keterkaitannya dengan layanan posyandu. Menurutnya, posyandu menjadi salah satu titik pelayanan penting karena mencakup kelompok sasaran yang luas, mulai dari ibu, anak, hingga lansia.<\/p>\n\n\n\n\u201cProgram kita tahun ini banyak yang menyasar ibu dan anak. Itu sangat relevan jika disinergikan dengan posyandu, karena posyandu menjadi tempat berkumpulnya seluruh kelompok sasaran tersebut. Kami siap terlibat dalam penguatan layanan itu,\u201d kata Rahmady, Banjarmasin, Kamis (20\/11\/2025).<\/p>\n\n\n\nRahmady mengungkapkan bahwa tahun ini Dinas Sosial mengusulkan penyediaan sekitar 32 ribu paket bantuan, termasuk kursi dan perlengkapan belajar anak yang akan didistribusikan ke kelompok paud. Ia menyebut, alokasi bantuan sebelumnya sebesar 3,75 miliar sudah terealisasi, namun terdapat beberapa usulan yang belum disetujui pusat.<\/p>\n\n\n\n\u201cAda beberapa program yang seharusnya masuk, tapi tidak muncul dalam daftar final. Ini menjadi evaluasi bagi kita untuk pengusulan berikutnya agar lebih tepat dan mengacu pada mekanisme yang benar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nRahmady juga menyoroti perbedaan kebijakan antarinstansi dalam penanganan sasaran sosial, seperti bantuan bedah rumah yang berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). Menurutnya, hal itu bukan hambatan, melainkan tantangan koordinasi agar program tidak tumpang tindih.<\/p>\n\n\n\n\u201cSetiap dinas punya istilah dan mekanisme sendiri. Sama-sama menyasar masyarakat, tapi aturannya berbeda. Maka koordinasi sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih, dan bantuan bisa tepat sasaran,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nRahmady pun menegaskan bahwa Dinas Sosial Kalsel siap berkolaborasi dengan berbagai instansi maupun pemerintah kabupaten\/kota dalam upaya meningkatkan layanan perlindungan dan jaminan sosial.<\/p>\n\n\n\n\u201cIntinya, kami siap. Sepanjang program itu untuk penguatan layanan masyarakat, terutama ibu, anak, dan lansia, kita akan dukung sepenuhnya,\u201d tutup Rahmady. MC Kalsel\/Rns<\/p>\n\t\t\t<\/div>"