"\nPagatan, Tanah Bumbu - Suasana kebersamaan yang langka tercipta di Pendopo Hotel Medina Pagatan pada Minggu (16\/11\/2025) siang. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu dari berbagai periode, mulai dari tahun 2004 hingga 2029, berkumpul dalam satu forum silaturahmi dan syukuran yang hangat.<\/p>\n\n\n\nAcara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Bahsanuddin dan puluhan nama besar lainnya\u2014termasuk Syamsul Bahri, Burhansyah, H. Hasanuddin, hingga Andi Erwin Prasetya\u2014menggambarkan sebuah mozaik panjang sejarah legislatif daerah. Kehadiran para mantan anggota dewan menambah kekayaan narasi pertemuan ini.<\/p>\n\n\n\nKetua Panitia Pelaksana, Burhansyah, menegaskan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah merawat ikatan persaudaraan di antara para legislator yang pernah mengabdi. \u201cTujuannya untuk mempererat kembali hubungan yang sudah terjalin,\u201d ujar Burhansyah, menekankan dimensi sosial dari pertemuan bersejarah tersebut.<\/p>\n\n\n\nNuansa nostalgia dan refleksi mendalam dihadirkan oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, dalam sambutannya. Ia mengajak seluruh hadirin mengingat kembali masa-masa awal pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu, di mana pembangunan infrastruktur pemerintahan dilakukan dengan penuh perjuangan.<\/p>\n\n\n\n\u201cSaat itu APBD sekitar Rp600 miliar dan meningkat menjadi Rp900 miliar. Di masa itu dibangun kantor bupati, kantor DPRD, Masjid Agung Lulus Salam, serta gedung SKPD,\u201d kenang Hasanuddin, menyebutkan pencapaian monumental yang diletakkan oleh para pendahulu.<\/p>\n\n\n\nHasanuddin juga mengungkapkan bahwa reuni lintas periode semacam ini telah menjadi tradisi dengan lima kali penyelenggaraan. Ia berpesan agar para senior tetap aktif memberikan masukan berharga bagi kemajuan daerah, dengan tetap berpedoman pada cetak biru pembangunan. \u201cArah pembangunan harus tetap mengikuti RPJMD yang sudah ditetapkan,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\nMewakili Bupati Tanah Bumbu, Asisten II Setda Eryanto Rais yang hadir dalam kesempatan itu menyoroti nilai strategis dari komunikasi antar generasi di tubuh legislatif. Ia menegaskan bahwa dialog seperti ini merupakan sumber masukan yang sangat berharga untuk percepatan pembangunan daerah ke depannya.<\/p>\n"