"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nDalam upaya memperkuat tata kelola komunikasi publik dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berbenah dalam pengelolaan media center serta strategi publikasi kegiatan pemerintah daerah.<\/p>\n\n\n\nHal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik dan Statistik (KIP) Diskominfo HST, yang mewakili Kepala Dinas Kominfo HST, dalam kegiatan kunjungan kerja dan monitoring yang dilaksanakan Dinas Kominfo Kalsel ke Hulu Sungai Tengah, Kamis (13\/11\/2025).\u00a0<\/p>\n\n\n\n\u201cPengelolaan Media Center di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejauh ini sudah memiliki tim resmi dengan Surat Keputusan (SK) pembentukan sejak tahun 2015. Tim ini menjadi ujung tombak dalam publikasi kegiatan pemerintah daerah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nDalam keterangannya, pihaknya menyebutkan bahwa hingga saat ini jumlah jurnalis yang tergabung dalam pengelolaan Media Center HST masih terbatas.<\/p>\n\n\n\n\u201cSaat ini jurnalis yang aktif di Media Center ada tiga orang. Mereka fokus meliput berbagai kegiatan pemerintah, terutama yang dihadiri Bupati dan jajaran Forkopimda. Namun kami tetap mendorong agar peliputan juga mencakup kegiatan dinas-dinas lain,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nIa menambahkan, keterbatasan sumber daya ini menjadi salah satu tantangan utama dalam optimalisasi fungsi kehumasan, terutama dalam menjangkau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).<\/p>\n\n\n\n\u201cKalau di tingkat provinsi, satu jurnalis bisa menangani tujuh hingga delapan SKPD. Kita di sini masih menyesuaikan kemampuan personel dan kondisi di lapangan,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\nTerkait upaya menghadapi potensi pemberitaan negatif, Diskominfo HST juga telah menyiapkan langkah-langkah strategis dengan pendekatan informatif dan transparan.<\/p>\n\n\n\n\u201cKami berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi dengan cepat jika ada pemberitaan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Biasanya kami menanggapi dengan menyajikan data dan fakta melalui kanal resmi pemerintah,\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\nSelain itu, penguatan pemanfaatan media sosial juga menjadi perhatian. Diskominfo HST telah mengelola beberapa kanal resmi seperti website Kominfo HST, serta akun Instagram, Facebook, dan TikTok, yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi kegiatan pemerintah daerah.<\/p>\n\n\n\n\u201cMedia sosial kami sudah aktif, terutama Instagram. Untuk YouTube juga ada, biasanya kami gunakan untuk menayangkan video berita kegiatan pemerintah,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nSebagai penutup, pihaknya berharap adanya dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat, khususnya dalam bentuk pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan.<\/p>\n\n\n\n\u201cYang paling dibutuhkan saat ini adalah peningkatan kapasitas SDM. Dengan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, koordinasi antarinstansi bisa lebih baik dan informasi publik dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan akurat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\nKegiatan pembinaan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran kehumasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik dan pelayanan komunikasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. MC Kalsel\/scw<\/p>\n\t\t\t<\/div>"