"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nSatuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalimantan Selatan kembali melaksanakan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan pelatihan gabungan bela diri karate dan ujian kenaikan tingkat.<\/p>\n\n\n\nPlt. Kasatpol PP dan Damkar Kalsel, Ronny Eka Saputra, melalui Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Personil, Wahyu Setyo Utomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program tahun sebelumnya dan menjadi bagian dari upaya pembinaan kedisiplinan serta peningkatan kemampuan dasar personil.<\/p>\n\n\n\n\u201cKegiatan hari ini adalah salah satu program peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang dilaksanakan oleh Satpol PP dan Damkar Kalsel, yaitu Gasuku atau latihan gabungan bela diri karate yang dilanjutkan dengan ujian kenaikan tingkat,\u201d kata Wahyu, Banjarbaru, Kamis (6\/11\/2025).<\/p>\n\n\n\nSekitar 80 personil ikut terlibat dalam pelatihan ini. Mereka dipilih berdasarkan kedisiplinan dan konsistensi dalam mengikuti latihan bela diri yang telah berlangsung secara rutin. Setelah melalui rangkaian latihan, dilakukan seleksi untuk menentukan personil yang layak mengikuti ujian kenaikan sabuk.<\/p>\n\n\n\n\u201cDari 80 orang itu kita seleksi lagi, dan dari latihan tersebut terlihat siapa yang menonjol. Mereka yang memenuhi kriteria kemudian kita fasilitasi untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat, khususnya sabuk putih dan sabuk kuning,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\nWahyu menambahkan, pembinaan bela diri merupakan bentuk penguatan karakter dan sikap profesional personil Satpol PP dan Damkar, terutama dalam menjalankan tugas di lapangan yang membutuhkan kesiapsiagaan fisik dan mental. Program ini pun direncanakan untuk terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.<\/p>\n\n\n\n\u201cInsyaAllah pada tahun anggaran 2026 kegiatan pembinaan bela diri akan kita lanjutkan lagi,\u201d tutup Wahyu. MC Kalsel\/Rns<\/p>\n\t\t\t<\/div>"