"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nDinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang diikuti para pendamping PKH dari seluruh Kabupaten\/Kota se-Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nKegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mursyidah Aminy.<\/p>\n\n\n\nKepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Farhanie, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Rahmady Abasmay, mengatakan bahwa kegiata tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM PKH agar penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat lebih tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\nRahmady menyampaikan bahwa pendamping PKH memiliki peran penting di lapangan, mulai dari pendataan hingga melakukan survei untuk memastikan kelayakan penerima manfaat.<\/p>\n\n\n\n\u201cMereka inilah yang langsung turun ke masyarakat, mendata dan memverifikasi siapa yang layak menerima bantuan. Dengan data yang akurat, bantuan yang diberikan akan lebih tepat sasaran,\u201d kata Rahmady, Banjarmasin, Senin (27\/10\/2025).<\/p>\n\n\n\nDirinya juga menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala agar informasi yang digunakan pemerintah selalu relevan dengan kondisi terkini masyarakat.<\/p>\n\n\n\n\u201cData yang tidak akurat bisa menyebabkan bantuan tidak sampai ke yang berhak, bahkan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran. Karena itu, pembaruan data harus dilakukan terus-menerus,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\nSaat ini, data penerima manfaat telah beralih dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).<\/p>\n\n\n\nKegiatan Bimtek ini diikuti sekitar 100 peserta, terdiri atas pendamping PKH serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten\/Kota se-Kalimantan Selatan. MC Kalsel\/Rns<\/p>\n\t\t\t<\/div>\r\n\r\nsumber : diskominfomc.kalselprov.go.id"