"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nMenteri Kebudayaan Republik Indonesia mengapresiasi Pameran Seni Rupa bertajuk Langkar dalam rangkaian memeriahkan Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\nPameran yang berlokasi di Gedung Sultan Suriansyah inipun menampilkan karya sekitar 95 perupa dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku, Nusa Tenggara Barat, hingga Jawa Tengah.<\/p>\n\n\n\n\u201cSaya sangat mengapresiasi pameran seni rupa ini, apalagi potensi seni rupa kita juga sangat kuat dari berbagai macam aliran seperti naturalis, dekoratif, mix media, surealis, kaligrafi, dan abstrak,\u201d kata Fadli Zon usai meninjau Pameran Seni Rupa Langkar, Banjarmasin, Minggu (14\/9\/2025) malam.<\/p>\n\n\n\nIa mendorong agar pameran-pameran seni rupa ini semakin banyak digelar untuk memberikan ruang kepada perupa, pelukis, atau bahkan pematung di Kalimantan Selatan.<\/p>\n\n\n\n\u201cTentunya dengan mengangkat budaya lokal Kalsel seperti pasar terapung, pasar subuh, dan kehidupan masyarakat lokal di berbagai daerah seperti Dayak Meratus dan lainnya yang masih banyak orang-orang belum tahu tentang budaya mereka,\u201d tukasnya MC Kalsel\/Jml<\/p>\n\t\t\t<\/div>"