"\n\t\t\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n\n\n\n<\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\nKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra mengapresiasi penampilan para penari Universitas PGRI Kalimantan (UPK) saat membawakam tarian \u201cNafas Bumi Banua\u201d pada puncak Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-75 di Kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Kamis (14\/8\/2025).<\/p>\n\n\n\nTarian tersebut merepresentasikan kehidupan dan budaya masyarakat yang hidup di sekitar Pegunungan Meratus. Menurut Galuh, penampilan ini menjadi salah satu upaya Disdikbud Kalsel untuk terus menggaungkan Geopark Meratus yang pada 2 Juni lalu resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG).<\/p>\n\n\n\n\u201cBelum lama ini Bapak Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menerima langsung sertifikat pengakuan dari UNESCO untuk Geopark Meratus di Paris, Prancis. Ini harus terus kita gaungkan agar keberlanjutannya terjaga,\u201d ujar Galuh.<\/p>\n\n\n\nIa menegaskan, penguatan kebudayaan sejalan dengan indikator kinerja utama Disdikbud Kalsel, yakni peningkatan Indeks Pembangunan Kebudayaan. Pihaknya ingin pembangunan Banua berjalan seimbang, tidak hanya fokus pada kualitas sumber daya manusia (SDM), tetapi juga pada pengembangan kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n\u201cTidak hanya sebatas peningkatan kualitas SDM, tapi kita juga ingin wujudkan SDM Banua yang berbudaya,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\nLebih jauh, Galuh mengatakan bahwa pihaknya ingin masyarakat luas tahu jika Kalsel melalui Geopark Meratusnya mempunyai potensi budaya yang bisa terus dikembangkan.<\/p>\n\n\n\n\u201cDengan rasa memiliki, masyarakat bisa memperkenalkan Geopark Meratus secara nasional maupun internasional sehingga memberi dampak kesejahteraan melalui sektor pariwisata budaya,\u201d tukasnya MC Kalsel\/Jml<\/p>\n\t\t\t<\/div>\r\n\r\nsumber : diskominfomc.kalselprov.go.id"